Pengertian Ekonomi
Istilah ekonomi bersaldari bahasa Yunani yaitu “oikonomia”.Oikos berarti rumah tangga, sedangkan nomosberarti aturan. Perubahan kata oikonomia menjadi ekonomi mengandung artiaturan yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam suatu rumah tangga.Dalam hal ini pengertian rumah tangga dapat meliputi rumah tangga perorangan,badan usaha, Negara, bahkan rumah tangga dunia.
Selanjutnya, ekonomidapat diartikan sebagai persoalan yang berhubungan dengan daya upaya manusiauntuk memenuhi kebutuhan hidup di masyarakat. Ilmu yang mempelajari persoalantersebut dikenal sebagai imu ekonomi.
B. Konsep-konsepEkonomi
Konsep-konsep ekonomiantara lain konsep kebutuhan, kegiatan ekonomi, barang dan jasa (sebagai alatpemuas kebutuhan ), masalah ekonomi, ilmu ekonomi, kemakmuran. Secara ringkas,masing-masing konsep ekonomi tersebut dapat diberi pengertian sebagai berikut:
a) Kebutuhanmerupakan keinginan yang dirasakan manusia yang memerlukan pemenuhan.
b) Kegiatanekonomi adalah segala kegiatan jasmani maupun rohani yang dilakukan olehmanusia untuk menghasilkan produk ( barang / jasa ) hingga produk tersebut siapdikonsumsi oleh manusia. Kegiatan ekonomi ini kemudian diperluas hinggakegiatan memakai/menggunakan produk untuk memenuhi kebutuhan. Kegiatan iniselanjutnya dikenal dengan istilah konsumsi.
c) Barang/ jasa merupakan alat pemuas kebutuhan manusia baik yang bersifat tangible danintangible.
d) Masalahekonomi merupakan masalah tidak terpenuhinya kebutuhan ekonomi manusia. Intidari masalah ekonomi ini bersumber dari adanya kebutuhan manusia yang takterbatas sedangkan sumber alat pemuasnya cenderung lebih terbatas. Disampinginti masalah ekonomi, dalam perkembangannya setiap Negara atau kelompok masyarakat selalu menghadapi masalah ekonomi,yaitu what (berkaitan dengan produkapa yang akan dihasilkan) ;how(berkaitan dengan cara atau teknologi apa yang harus dipakai untuk menghasilkanproduk) ; serta for whom (berkaitan dengan sasaran siapa yang akan menggunakanproduk ).
e) Ilmuekonomi adalah ilmu yang mempelajari kegiatan manusia dalam usaha memenuhikebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Definisi berkembang antara ain, menurutRichard G Lipsey bahwa ilmu ekonomi merupakan suatu studi tentang pemanfaatansumber daya yang langka untuk memenuhi kebutuhan manusia yang terbatas.Sementara itu menurut P. A. Samuelson, pada dasarnya ilmu ekonomi merupakan studitentang perilaku manusia (individual maupun kelompok ) dalam memeliharamenggunakan sumber daya yang langka dan memiliki beberpa alternatif penggunaan, dalam rangka menghasilkanberbagai komoditi, hingga komoditi tersebut dikonsumsi oleh manusia.
f) Kemakmuranmerupakan suatu keadaan manusia (individual maupun kelompok) yang menunjukkanadanya keseimbangan antara kebutuhan dan alat pemuasnya.
g) Hukumekonomi adalah aturan yang menunjukkan keterkaitan antar gejala/peristiwa ekonomi. Keterkaitanatau hubungan tersebut bisa bersifat kausal maupun fungsional.
C. RuangLingkup Ekonomi
Ilmu ekonomi adalah suatustudi mengenai bagaimana orang-orang dan masyarakat membuat pilihan dengan atautanpa uang dengan menggunakan sumber daya yang terbatas dalam berbagai cara untukmenghasilkan berbagai jenis barang danjasa, kemudian mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi untuk masa kini danmasa mendatang.
Ilmu ekonomi padadasarnya tidak semata-mata merupakan sbuah ilmu pengetahuan. Dalam berbagai halilmu ekonomi juga mengandung seni. Halini disebabkan dalam berbagai hal ilu ekonomi sering tidak mampu memprediksisecara tepat fenomena apa yang akan terjadi. Misalnya, jika harga suatu barangitu diturunkan 10% apakah jumlah permintaan barang tersebut juga akan naik 10%?. Apakah jika bank menurunkan suku bunga maka masyarakat akan menarik tabungan depositnya ? hal ini tentu tidakbisa dijawab oleh ilmu ekonomi secara pasti. Ilmu ekonomi hanya mampu menjawabsebatas kecenderungan –kecenderungan saja. Namun demikian para pelaku ekonomijuga tidak akan begitu konyol memilih nasehat juru ramal atau mengikuti firasatsaja. Mereka tentunjuga akan mengikuti nasihat para ekonometris yang membuatperhitungan-perhitungan secara rasional terhadap fenomena-fenomena ekonomi yangmungkin terjadi.
Ilmu ekonomi dapatdibedakan antar ilmu ekonomi positif dan ilmu ekonomi normative. Ilmu ekonomipositif mempelajari fenomena-fenomena ekonomi dengan tanpa memasukkanunsur-unsur non-ekonomi seperti filsafat,pandangan hidup agama, etika, hukum,dan politik. Sementara ilmu ekonomi normative dalam mempelajarifenomena-fenomena ekonomi juga memasukkan unsur-unsur non-ekonomi sepertitersebut di atas. Dengan demikian cakupan atau ruang lingkup ilmu ekonominormative menjadi sangat luas disbanding dengan ilmu ekonomi positif. Olehkarena ilmu ekonomi positif hanya memaparkan fenomena-fenomena ekonomi yang terjadi dalammasyaraat secara apa adanya, maka ilmu ekonomi ini sering juga disebut ilmuekonomi deskriptif.
Ilmu ekonomi dapat juga dibedakan antara ilmu ekonomi teori dan ilmu ekonomi terapan. Ilmu ekonomi teoriberusaha menjelaskan dan mencari pengertian dan hubungan antar gejala/peristiwaekonomi yang terjadi dalam masyarakat. Sedangkan ilmu ekonomi terapan berusahamenelaah penerapan teori-teori ilmuekonomi yang ada secara praktis dalam bidang-bidang kegiatan ekonomi.
Ilmu ekonomi teori disebut juga ekonomika.Ekonomika dikelompokkan menjadi dua, yaitu ekonomika makro dan ekonomika mikro.Ekonomika makro menelaah perekonomian secara keseluruhan sebagai suatu kesatuanbahasan, tanpa memperhatikan unit-unit individu dan masalah-masalah yangdihadapinya (Suparmoko;1999). Sementara itu, ekonomika mikro menelaah fenomena-fenomenaekonomi yang terjadi pada unit-unit kegiatan ekonomi secara individual,misalnya unit rumah tangga dan perusahaan.
Ekonomi terapan membahas penerapanteori ekonomi dalam suatu rumah tanggaproduksi. Selanjutnya ilmu ekonomi terapan juga merupakan penggabungan dariekonomika mikro dan ekonomika makro yang melahirkan berbagai cabang ekonomiterapan seperti ekonomi pembangunan, ekonomi moneter, ekonomi perusahaan,ekonomi industri, ekonomi perdagangan, ekonomi pendidikan, ekonomi koperasi,dan masih banyak lagi ekonomi terapan yang berkembang sesuai dengan pembangunandunia ekonomi.
D. Tindakan,Motif, dan Prinsip Ekonomi
Tindakan ekonomi adalahsetiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan palingmenguntungkan. Misalnya :ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyaktanah sangat maha. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :
· Tindakanekonomi rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang palingmenguntungkan dan kenyataannya demikian.
· Tindakanekonomi irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang palingmenguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.
Motif ekonomi adalahalasan ataupun tujuan seseorang sehingga seorang itu melakukan tindakanekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek :
· Motif Intrisik, disebut sebagai suatukeinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas kemauan sendiri.
· Motif ekstrinsik, disebut sebagaisuatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas dorongan orang lain.
Pada prakteknya terdapat beberapamacam motif ekonomi :
· Motifmemenuhi kebutuhan
· Motifmemperoleh kebutuhan
· Motifmemperoleh penghargaan
· Motifmemperoleh kekuasaan
· Motifsosial/ menolong sesama.
Prinsip ekonomimerupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandungasas dengan perngobanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal.
E. Sumbangandan Kedudukan Ilmu Ekonomi dalam Imu-ilmu sosial
Menurut Skeel (1995:36)sumbangan ilmu ekonomi terhadap ilmu pengetahuan sosial adalah menyediakanpenetahuan tentang bagaimana masyarakat memutuskan untuk menggunakan danmengalokasikan sumber-sumber dayamereka, bagaimana sistem ekonomi berkembang dan berjalan, dan tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh orang-orangdan sistem ekonomi ketika mereka mencoba memenuhi kebutuhannya. Masyarakat akanmenyadari bagaimana sumber daya yang terbatas akan menyebabkan mereka membuatkeputusan tentang bagaimana sumber daya mereka digunakan.
Ilmu-ilmu yang terdapatdi masyarakat secara garis besar dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitukelompok ilmu-ilmu alam, kelompok ilmu-ilmu sosial, dan kelompok ilmu lainnya.Dalam hal ini kelompok ilmu-ilmu alam mempelajari perubahan-perubahan baik yangterjadi secara alamiah maupun, karena perbuatan manusia. Misalnya, ilmu fisika,biologi, dan kimia.
Lain halnya dengankelompok ilmu-ilmu sosial, yang dipelajari adalah ketentuan-ketentuan yangberlaku dan perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat. Misalnya, ilmuhukum, sejarah, tata Negara, sosiologi, dan ilmu ekonomi. Karena sebagian besarperbuatan manusia ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka ilmu ekonomidapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. Untukmemecahkan permasalahan ekonomi, dapatdigunakan matematika/statistika. Perpaduan ilmu ekonomi dan matematika/statistika disebut ekonometri.
Betapa pentingnyakedudukan ilmu ekonomi dapat ditinjau dari pembangunan nasional Indonesiayang dititik beratkan pada pembangunan ekonomi. Perencanaan pembangunantersebut memerlukan penguasaan ilmu ekonomi sebagai titik sentral dan ilmu-ilmulainnya sebagai pendukung.
F. ManfaatIlmu Ekonomi
Suherman Rosyidi (1997) mengelompokkan manfaat ilmu ekonomikedalam tiga kelompok
a) Manfaat bagi individu
Setiap orang secara individu tidakbisa lepas dari kegiatan ekonomi. Ia melakukan kegiatan produksi, distribusi,dan yang pasti adalah kegiatan konsmsi. Agar kegiatan ekonomi yang merekalakukan dapat mencapai kepuasan yang optimal, termasuk dalam mengambilkeputusan ekonomi, ia harus mempunyai landasan untuk bertindak (melakukankegiatan). Dengan kata lain, ilmu ekonomi memiliki manfaat bagi individu sebagailandasan untuk mengambil keputusan dalam bertindak/melakukan kegiatan ekonomi,sehingga dari kegiatannya ia akan dapat mencapai tujuan, yaitu tercapainyakonsumsi yang optimal.
b) Manfaat bagi dunia usaha (bisnis)
Pada umumnyakegiatan bisnis berhubungan dengan informasi ekonomi dan perubahaln ramalanyang didasarkan pada informasi tersebut. Agar tujuan bisnis yaitu optimalisasikeuntungan dan tujuan lain dapat tercapai, para pelaku bisnis harus dapatmemastikan bentuk pasar yang dihadapinya. Untuk dapat memastikan pasar tersebutmereka harus membuat berbagai prediksi yang akurat. Untuk itu diperlukanlandasan yang rasional yaitu ekonomi.
c) Manfaat bagi bangsa dan negara
Suatu bangsa dan negara tidak bisalepas dari permasalahan ekonomi, baik yang menyangkut rakyatnya maupun pemerintah itu sendiri. Banyakkebijakan-kebijakan yang harus diambilpemerintah untuk mencapai kemakmuran bangsanya, baik secara kuantitatif maupunkualitatif. Untuk itu pemerintah perlu landasan untuk pengambilan kebijakantersebut. Salah satu landasan yang dipandang penting adalah berbagai informasiekonomi yang bisa dikumpulkan melalui ekonomi.
Istilah ekonomi bersaldari bahasa Yunani yaitu “oikonomia”.Oikos berarti rumah tangga, sedangkan nomosberarti aturan. Perubahan kata oikonomia menjadi ekonomi mengandung artiaturan yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam suatu rumah tangga.Dalam hal ini pengertian rumah tangga dapat meliputi rumah tangga perorangan,badan usaha, Negara, bahkan rumah tangga dunia.
Selanjutnya, ekonomidapat diartikan sebagai persoalan yang berhubungan dengan daya upaya manusiauntuk memenuhi kebutuhan hidup di masyarakat. Ilmu yang mempelajari persoalantersebut dikenal sebagai imu ekonomi.
B. Konsep-konsepEkonomi
Konsep-konsep ekonomiantara lain konsep kebutuhan, kegiatan ekonomi, barang dan jasa (sebagai alatpemuas kebutuhan ), masalah ekonomi, ilmu ekonomi, kemakmuran. Secara ringkas,masing-masing konsep ekonomi tersebut dapat diberi pengertian sebagai berikut:
a) Kebutuhanmerupakan keinginan yang dirasakan manusia yang memerlukan pemenuhan.
b) Kegiatanekonomi adalah segala kegiatan jasmani maupun rohani yang dilakukan olehmanusia untuk menghasilkan produk ( barang / jasa ) hingga produk tersebut siapdikonsumsi oleh manusia. Kegiatan ekonomi ini kemudian diperluas hinggakegiatan memakai/menggunakan produk untuk memenuhi kebutuhan. Kegiatan iniselanjutnya dikenal dengan istilah konsumsi.
c) Barang/ jasa merupakan alat pemuas kebutuhan manusia baik yang bersifat tangible danintangible.
d) Masalahekonomi merupakan masalah tidak terpenuhinya kebutuhan ekonomi manusia. Intidari masalah ekonomi ini bersumber dari adanya kebutuhan manusia yang takterbatas sedangkan sumber alat pemuasnya cenderung lebih terbatas. Disampinginti masalah ekonomi, dalam perkembangannya setiap Negara atau kelompok masyarakat selalu menghadapi masalah ekonomi,yaitu what (berkaitan dengan produkapa yang akan dihasilkan) ;how(berkaitan dengan cara atau teknologi apa yang harus dipakai untuk menghasilkanproduk) ; serta for whom (berkaitan dengan sasaran siapa yang akan menggunakanproduk ).
e) Ilmuekonomi adalah ilmu yang mempelajari kegiatan manusia dalam usaha memenuhikebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Definisi berkembang antara ain, menurutRichard G Lipsey bahwa ilmu ekonomi merupakan suatu studi tentang pemanfaatansumber daya yang langka untuk memenuhi kebutuhan manusia yang terbatas.Sementara itu menurut P. A. Samuelson, pada dasarnya ilmu ekonomi merupakan studitentang perilaku manusia (individual maupun kelompok ) dalam memeliharamenggunakan sumber daya yang langka dan memiliki beberpa alternatif penggunaan, dalam rangka menghasilkanberbagai komoditi, hingga komoditi tersebut dikonsumsi oleh manusia.
f) Kemakmuranmerupakan suatu keadaan manusia (individual maupun kelompok) yang menunjukkanadanya keseimbangan antara kebutuhan dan alat pemuasnya.
g) Hukumekonomi adalah aturan yang menunjukkan keterkaitan antar gejala/peristiwa ekonomi. Keterkaitanatau hubungan tersebut bisa bersifat kausal maupun fungsional.
C. RuangLingkup Ekonomi
Ilmu ekonomi adalah suatustudi mengenai bagaimana orang-orang dan masyarakat membuat pilihan dengan atautanpa uang dengan menggunakan sumber daya yang terbatas dalam berbagai cara untukmenghasilkan berbagai jenis barang danjasa, kemudian mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi untuk masa kini danmasa mendatang.
Ilmu ekonomi padadasarnya tidak semata-mata merupakan sbuah ilmu pengetahuan. Dalam berbagai halilmu ekonomi juga mengandung seni. Halini disebabkan dalam berbagai hal ilu ekonomi sering tidak mampu memprediksisecara tepat fenomena apa yang akan terjadi. Misalnya, jika harga suatu barangitu diturunkan 10% apakah jumlah permintaan barang tersebut juga akan naik 10%?. Apakah jika bank menurunkan suku bunga maka masyarakat akan menarik tabungan depositnya ? hal ini tentu tidakbisa dijawab oleh ilmu ekonomi secara pasti. Ilmu ekonomi hanya mampu menjawabsebatas kecenderungan –kecenderungan saja. Namun demikian para pelaku ekonomijuga tidak akan begitu konyol memilih nasehat juru ramal atau mengikuti firasatsaja. Mereka tentunjuga akan mengikuti nasihat para ekonometris yang membuatperhitungan-perhitungan secara rasional terhadap fenomena-fenomena ekonomi yangmungkin terjadi.
Ilmu ekonomi dapatdibedakan antar ilmu ekonomi positif dan ilmu ekonomi normative. Ilmu ekonomipositif mempelajari fenomena-fenomena ekonomi dengan tanpa memasukkanunsur-unsur non-ekonomi seperti filsafat,pandangan hidup agama, etika, hukum,dan politik. Sementara ilmu ekonomi normative dalam mempelajarifenomena-fenomena ekonomi juga memasukkan unsur-unsur non-ekonomi sepertitersebut di atas. Dengan demikian cakupan atau ruang lingkup ilmu ekonominormative menjadi sangat luas disbanding dengan ilmu ekonomi positif. Olehkarena ilmu ekonomi positif hanya memaparkan fenomena-fenomena ekonomi yang terjadi dalammasyaraat secara apa adanya, maka ilmu ekonomi ini sering juga disebut ilmuekonomi deskriptif.
Ilmu ekonomi dapat juga dibedakan antara ilmu ekonomi teori dan ilmu ekonomi terapan. Ilmu ekonomi teoriberusaha menjelaskan dan mencari pengertian dan hubungan antar gejala/peristiwaekonomi yang terjadi dalam masyarakat. Sedangkan ilmu ekonomi terapan berusahamenelaah penerapan teori-teori ilmuekonomi yang ada secara praktis dalam bidang-bidang kegiatan ekonomi.
Ilmu ekonomi teori disebut juga ekonomika.Ekonomika dikelompokkan menjadi dua, yaitu ekonomika makro dan ekonomika mikro.Ekonomika makro menelaah perekonomian secara keseluruhan sebagai suatu kesatuanbahasan, tanpa memperhatikan unit-unit individu dan masalah-masalah yangdihadapinya (Suparmoko;1999). Sementara itu, ekonomika mikro menelaah fenomena-fenomenaekonomi yang terjadi pada unit-unit kegiatan ekonomi secara individual,misalnya unit rumah tangga dan perusahaan.
Ekonomi terapan membahas penerapanteori ekonomi dalam suatu rumah tanggaproduksi. Selanjutnya ilmu ekonomi terapan juga merupakan penggabungan dariekonomika mikro dan ekonomika makro yang melahirkan berbagai cabang ekonomiterapan seperti ekonomi pembangunan, ekonomi moneter, ekonomi perusahaan,ekonomi industri, ekonomi perdagangan, ekonomi pendidikan, ekonomi koperasi,dan masih banyak lagi ekonomi terapan yang berkembang sesuai dengan pembangunandunia ekonomi.
D. Tindakan,Motif, dan Prinsip Ekonomi
Tindakan ekonomi adalahsetiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan palingmenguntungkan. Misalnya :ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyaktanah sangat maha. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :
· Tindakanekonomi rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang palingmenguntungkan dan kenyataannya demikian.
· Tindakanekonomi irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang palingmenguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.
Motif ekonomi adalahalasan ataupun tujuan seseorang sehingga seorang itu melakukan tindakanekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek :
· Motif Intrisik, disebut sebagai suatukeinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas kemauan sendiri.
· Motif ekstrinsik, disebut sebagaisuatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas dorongan orang lain.
Pada prakteknya terdapat beberapamacam motif ekonomi :
· Motifmemenuhi kebutuhan
· Motifmemperoleh kebutuhan
· Motifmemperoleh penghargaan
· Motifmemperoleh kekuasaan
· Motifsosial/ menolong sesama.
Prinsip ekonomimerupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandungasas dengan perngobanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal.
E. Sumbangandan Kedudukan Ilmu Ekonomi dalam Imu-ilmu sosial
Menurut Skeel (1995:36)sumbangan ilmu ekonomi terhadap ilmu pengetahuan sosial adalah menyediakanpenetahuan tentang bagaimana masyarakat memutuskan untuk menggunakan danmengalokasikan sumber-sumber dayamereka, bagaimana sistem ekonomi berkembang dan berjalan, dan tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh orang-orangdan sistem ekonomi ketika mereka mencoba memenuhi kebutuhannya. Masyarakat akanmenyadari bagaimana sumber daya yang terbatas akan menyebabkan mereka membuatkeputusan tentang bagaimana sumber daya mereka digunakan.
Ilmu-ilmu yang terdapatdi masyarakat secara garis besar dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitukelompok ilmu-ilmu alam, kelompok ilmu-ilmu sosial, dan kelompok ilmu lainnya.Dalam hal ini kelompok ilmu-ilmu alam mempelajari perubahan-perubahan baik yangterjadi secara alamiah maupun, karena perbuatan manusia. Misalnya, ilmu fisika,biologi, dan kimia.
Lain halnya dengankelompok ilmu-ilmu sosial, yang dipelajari adalah ketentuan-ketentuan yangberlaku dan perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat. Misalnya, ilmuhukum, sejarah, tata Negara, sosiologi, dan ilmu ekonomi. Karena sebagian besarperbuatan manusia ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka ilmu ekonomidapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. Untukmemecahkan permasalahan ekonomi, dapatdigunakan matematika/statistika. Perpaduan ilmu ekonomi dan matematika/statistika disebut ekonometri.
Betapa pentingnyakedudukan ilmu ekonomi dapat ditinjau dari pembangunan nasional Indonesiayang dititik beratkan pada pembangunan ekonomi. Perencanaan pembangunantersebut memerlukan penguasaan ilmu ekonomi sebagai titik sentral dan ilmu-ilmulainnya sebagai pendukung.
F. ManfaatIlmu Ekonomi
Suherman Rosyidi (1997) mengelompokkan manfaat ilmu ekonomikedalam tiga kelompok
a) Manfaat bagi individu
Setiap orang secara individu tidakbisa lepas dari kegiatan ekonomi. Ia melakukan kegiatan produksi, distribusi,dan yang pasti adalah kegiatan konsmsi. Agar kegiatan ekonomi yang merekalakukan dapat mencapai kepuasan yang optimal, termasuk dalam mengambilkeputusan ekonomi, ia harus mempunyai landasan untuk bertindak (melakukankegiatan). Dengan kata lain, ilmu ekonomi memiliki manfaat bagi individu sebagailandasan untuk mengambil keputusan dalam bertindak/melakukan kegiatan ekonomi,sehingga dari kegiatannya ia akan dapat mencapai tujuan, yaitu tercapainyakonsumsi yang optimal.
b) Manfaat bagi dunia usaha (bisnis)
Pada umumnyakegiatan bisnis berhubungan dengan informasi ekonomi dan perubahaln ramalanyang didasarkan pada informasi tersebut. Agar tujuan bisnis yaitu optimalisasikeuntungan dan tujuan lain dapat tercapai, para pelaku bisnis harus dapatmemastikan bentuk pasar yang dihadapinya. Untuk dapat memastikan pasar tersebutmereka harus membuat berbagai prediksi yang akurat. Untuk itu diperlukanlandasan yang rasional yaitu ekonomi.
c) Manfaat bagi bangsa dan negara
Suatu bangsa dan negara tidak bisalepas dari permasalahan ekonomi, baik yang menyangkut rakyatnya maupun pemerintah itu sendiri. Banyakkebijakan-kebijakan yang harus diambilpemerintah untuk mencapai kemakmuran bangsanya, baik secara kuantitatif maupunkualitatif. Untuk itu pemerintah perlu landasan untuk pengambilan kebijakantersebut. Salah satu landasan yang dipandang penting adalah berbagai informasiekonomi yang bisa dikumpulkan melalui ekonomi.
0 komentar:
Posting Komentar